Rembang Segera Miliki Museum Santri Nusantara

Rembang – Akhirnya, Lasem di Kabupaten Rembang akan memiliki sebuah museum yang cukup fenomenal, karena lembaran kitab suci Al Quran yang berjumlah 30 Juz nantinya diwujudkan dalam bentuk kaligrafi kayu mirip lembaran daun pintu sebanyak 300 lebih.

Dinamakan Museum Santri Nusantara, lokasinya berada di sebelah selatan Masjid Jami’ Lasem.

Pustakawan di Masjid Jami’ Lasem, Abdullah Hamid, memperkirakan pembangunan Museum Santri Nusantara saat ini sudah mencapai 70 persen.

Kelak, kaligrafi kayu ayat-ayat kitab suci Alquran per halaman, yang jumlahnya sangat banyak tersebut akan ditempatkan di lantai 3 museum.

“Bisa dibayangkan betapa banyaknya, lantai III penuh dengan daun pintu berisi ayat-ayat Al Quran, sehingga membutuhkan tenaga dan biaya yang banyak juga. Dari segi anggaran, dengan segala ikhtiar Insya Allah bisa. Tapi kalau ada masyarakat ingin memberikan kontribusi, kami persilakan,“ kata dia.

Sedangkan lantai 2 museum sebagai tempat benda-benda bersejarah yang sudah ditemukan selama ini. Seperti mustoqo Masjid, kayu dodo peksi kuno Masjid Lasem dan beragam benda lain.

Sedangkan untuk lantai I, sudah berdiri lebih dulu setahun lalu, difungsikan sebagai mandi cuci kakus (MCK), perkantoran dan gudang.

Museum Santri Nusantara ini menggabungkan antara bangunan rumah gadang, khas Sumatera Barat, dengan rumah adat Jawa. Hal itu terinspirasi oleh tokoh ulama Lasem, Kiai Ma’shum yang merupakan keturunan Sultan Minangkabau, dan Kiai Baidhlowi, keturunan ningrat Jawa.

Keberadaan museum itu diharapkan bisa melestarikan peninggalan sejarah Islam di wilayah Lasem dan sekitarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here