Laksanakan Misi Kemanusiaan, KRI AMY-351 Tiba di Sabu Raijua NTT

Jakarta – Kapal Perang milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI Ahmad Yani (AMY)-351 yang dikomandani Letkol Laut (P) Nopriadi yang sebelumnya melaksanakan embarkasi bantuan bencana di Dermaga Lantamal VII Kupang, telah tiba di Pulau Sawu/Sabu Raijua untuk melaksanakan misi kemanusiaan mendistribusikan bantuan sosial bagi korban bencana badai Siklon Seroja yang mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor, di wilayah Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/4/21).

KRI AMY-351 yang sedang melaksanakan operasi misi kemanusiaan ini sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono sesegera mungkin berada di garis depan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah bencana.

Sementara itu, Kapal Cargo KLM Cipta Indah yang sandar di lambung kanan KRI AMY-351 menuju kedaratan membawa bahan bantuan bencana di Pulau Sabu Raijua yang dibawa KRI AMY-351 sejumlah 12 ton yakni berupa obat-obatan, bahan makanan, air mineral, pakaian, sarung, gula, bahan makanan bayi dan keperluan bayi, pembalut, genset, gergaji mesin, masker, bahan bangunan (seng dan paku), terpal serta keperluan harian masyarakat lainnya.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal VII Kupang Laksma TNI I Gusti Kompiang Aribawa menggunakan Rigid-Hulled Inflatable Boat (RHIB) KRI AMY-351 menyerahkan langsung bantuan kepada pemerintah daerah dan masyarakat di Pulau Sawu/Sabu Raijua yang diterima langsung oleh Bupati Sabu Raijua Drs Orient P Riwu Kore yang dihadiri Ketua DPRD Sabu Raijua Paulus Rabe Tuka dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Bantuan bencana tersebut dari TNI, TNI AL, Korcab Jalasenastri VII DJA II, PTBA, Arta Graha, Majelis Sinode GMIT, BNPB, IRGSC dan Budha Suci didistribusikan dengan melibatkan sebanyak 59 orang yang terdiri dari prajurit Lantamal VII Kupang, TNI AD, PT Bukit Asam, Gereja GMIT, BNPB, BRI, Menwa ISGC dan personel lainnya. myz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here