Kisah Dasyatnya Doa Pengemis Terungkap di Program “Nikmatnya Sedekah” MNCTV

Jakarta – Program “Nikmatnya Sedekah” MNCTV seperti biasa hadir pada Rabu (10/3) pagi, pukul 05.00WIB, Dipandu oleh Ustadz Yusuf Mansur, turut menemani kedua putrinya Wirda Salamah Ulya Mansur dan Qumii Rahmatal Qulub Mansur, mengangkat tema “Dasyatnya Doa Pengemis.

Kali ini program tersebut menghadirkan narasumber Saiful SH. Tayangan selama 30 menit itu membagikan hikmah dari pengalamannya bersedekah, Ustadz Yusuf Mansur yang terbiasa mengawali lewat tausiyah sebelum mengajak obrolan ringan dengan narasumber.

“Saya mendengar dan bagaimana itu ceritanya tentang doa pengemis terhadap Pak Saiful? Kedengarannya menarik juga nich?” tanya Ustadz pendiri Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang berlokasi di kamp Qur’an, Cipondoh, Tangerang.

Saiful pun menceritakan, pernah menemukan tas kresek yang di dalamnya berisikan puluhan lembar uang dengan jumlah yang terbilang sangat besar.

“Awalnya sempat kepikiran yang nggak-nggak, apakah ini uang beneran atau uang palsu. Juga jangan-jangan ini uang jebakan. Iya pokoknya gitulah. Karena merasa uang itu bukan milikku, iya tas kresek berisikan uang, cukup dilihat dan saya taruh kembali di posisinya,” kenang Saiful yang lebih akrab di sapa dengan Mas Bejo yang tengah menjalani bisnis pasir ‘muntahan’ dari gunung Merapi (Yogyakarta) ini.

Mengenai tas kresek yang berisikan puluhan lembar uang nominal Rp100.000 ini, untuk memenuhi rasa penasaran, diungkapkan Mas Bejo, kembali menyusuri jalan dimana tas kresek itu berada.

“Iya lebih pingin tahu, masih ada atau sudah raib uangnya. Dan ternyata itu uang masih di tempatnya semula, begitu juga besoknya juga masih belum berubah posisinya. Karena tahu tas kresek ngak berubah posisi sampai tiga hari, mungkin ini memang sudah rejekiku. Iya saya bawa pulang saja, walau dengan perasaan yang was-was atau gimana gitu?” paparnya. Lantas sambung Mas Bejo, “Iya jumlah seratus juta.”

Peristiwa tersebut, sejatinya diakui Mas Bejo, tengah mengendarai motor sangat mempercayai punya hubungan dengan pengemis yang meminta pertolongan.

“Saya tanyakan bapak mau kemana? Tapi beliau hanya bilang minta diantarkan ke terminal bis. Trus saya tanyakan lagi memang mau kemana? Beliau hanya menjawab pergi jauh. Iya gitu saja.”

Karena iba melihat sosok si bapak tua itu, Mas Bejo menawarkan untuk makan. “Maksudku biar nanti beliau ngak kelaparan selama dalam perjalanannya, juga memberikan ongkos bis dan uang saku,” tukasnya sederhana.

Sebaliknya tambah Saiful, beliau hanya membalas dengan mendoakan semoga punya mobil dan menjadi orang sukses. Makanya dengan uang sebesar Rp100 juta yang ditemukan itu, Saiful akui untuk dibelikan mobil serta mensedekahkan Rp 10 juta.

“Kenapa beli mobil? Iya karena dengan mobil ini bisa saya rentalkan untuk dijadikan sumber penghasilan,” timpalnya sambil mesam-mesem.

“Subhanallah,” singkat Ustads Yusuf Mansur mendengar kisah perjalanan dari narasumber Saiful.

Karenanya seperti tertulis dalam buku The Miracle Of Giving (2008) oleh penulis Ustadz Yusuf Mansur, ia pun mengatakan, sedekah adalah suatu bentuk kepedulian sosial dengan cara membelanjakan harta di jalan Allah SWT dengan mengharapkan pahala dan ridha dari Allah SWT, sedekah tersebut adalah anjuran dari Allah SWT yang terdapat di dalam Al-Qur’an maupun hadist Rasulullah SAW. myz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here