FDP Kemenkominfo: Peluang Memanfaatkan Teknologi Digital Jawaban Dari Tantangan Di Tengah Pandemi Covid-19

 

Jakarta, beritakin | Anggota Komisi I DPR, RI Itet Tridjajati Sumarijanto menegaskan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan handal maka penguasaan teknologi informasi adalah kunci utama bagi Indonesia sesuai dengan visi Indonesia 2045.

Terlebih ditengah pandemi Covid-19 yang berdampak  besar terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan budaya, pembatasan berinteraksi dan lain sebagainya.

“Ini lah beberapa tantangan saat ini yang harus dihadapi saat ini dengan adanya pandemi Covid-19 yang secara otomatis berubahnya gaya hidup masyarakat secara cepat,” ucap Itet  dalam webinar Forum Diskusi Publik dengan tema “Tantangan dan Peluang di Tengah Pandemi Covid-19” yang digagas Ditjen Informasi dan Komunikasi, Kemenkominfo, Sabtu, 4 Desember 2021.

Dikatakan anggota DPR asal Daerah Pemilihan Lampung ini dengan semakin cepatnya gaya hidup masyarakat ditengah arus teknologi informasi maka tantangan lainnya adalah tentu saja banyak beredarnya kabar bohong atau hoaks, yang menimbulkan keresahan di masyarakat dengan menolak vaksin misalnya sehingga menghambat penanganan pandemi itu sendiri.

“Oleh karenanya untuk generasi milenia harus sadar bahwa tantangan ditengah pandemi Covid-19 ini banyaknya kabar bohong tersebut yang berakibat menghambat penanganan pandemi itu sendiri. Tidak hanya tantangan tentu juga ada peluang bagaimana memnfaatkan teknologi informasi yang kreatif dan inovatif,” tegasnya.

Prof Henri Subekti, Staff Ahli Menteri Kominfo RI menambahkan, pandemi Covid-19 menjadi persoalan besar misalnya dibidang pendidikan dengan berkurangnya pembelajaran tatap muka baik mahasiswa, pelajar SLTA, SLTA dan SD.

Namun demikian bidang pendidikan ini ketika dibuka langsung secara otomatis dapat menambah kluster baru.

“Itulah tantangannya ditengah pandemi Covid-19, peluangnya adalah memanfaatan teknologi informasi yang bukan hanya menyelamatkan aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi. Di bidang pendidikan ada pembelajaran virtual melalui zoom, dibidang kesehatan juga sama dengan cepat mengetahui dampak dan penanganan Covid-19 , dibidang ekonomi membuka peluang usaha secara online dengan tumbuhnya e-commerce, inilah kita sebut ada berkah dibalik bencana,” sebutnya.

Lanjutnya dengan memanfaatkan teknologi digital saat ini menghilangkan sekat jarak, waktu bisa dilakukan secara virtual. Termasuk maindshet pengambil kebijakan juga berubah dari konvensional menjadi interaktif, kreatif dan inovatif.

Prof Henri juga mengingatkan jangan sampai tantangan ditengah pandemi Covid-19 dapat meruntuhkan NKRI, maka solusinya adalah menjaga keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia dengan memperbanyak literasi- literasi salah satunya untuk menangkal banyaknya kabar bohong atau hoaks.

Sementara itu Lambok Nainggolan, Anggota DPRD Lampung Tengah menyatakan sejak pandemi Covid-19, semua negara berupaya menangani musibah dengan segala cara termasuk Indonesia, mulai dari PSBB, PPKM, PPKM Terbatas, dan PPKM Natura yang akan diberlakukan.

Semua kebijakan tersebut berdampak terhadap sosial budaya, ekonomi, kesempatan dan pendidikan.

“Dengan dampak tersebut tentu saja untuk menghadapi tantangan saat ini adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi digital secara tepat, pasalnya mau tidak mau kedepan perubahan ke arah digital semakin terbuka bahkan tumbuh cepat,” tandasnya. [ONE]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here