Dukung Vaksinasi Keberlanjutan Demi Indonesia Pulih

Jakarta – Perlu diketahui meluasnya pandemi Covid-19 ke seluruh dunia membawa dampak aktifitas ekonomi lamban dan melemah literasi keuangan dan kesehatan, dan lain-lain.

Program vaksinasi berkelanjutan harus tetap berjalan demi indonesia bangkit. Tentunya semua harus ikut berpartisipasi.

Mulai dari kepala negara, nakes, TNI, Polri, akademisi, tokoh-tokoh inspiratif, pengusaha swasta, dan seluruh rakyat Indonesia.

Begitu menurut Pengamat Kebijakan Publik Saiful SH, yang disampaikan dalam kesempatan talkshow Ngobrol Bareng bersama Ketua Tim Dokter RSDC Wisma Atlet dr Efriadi Ismail SpP, bertajuk “Dukung Vaksinasi Berkelanjutan Demi Indonesia Pulih”, Senin (24/5/2021), di Radio Muara Jakarta.

Menurut Indonesia economic prospek world bank, dengan adanya vaksinasi ini ekonomi akan bangkit di tahun 2021.

Dukungan nyata terhadap program vaksin berkelanjutan dan patut kita banggakan menurut Saiful SH yaitu:

Pertama, dukungan dari Presiden Joko Widodo disampaikan saat acara KTT tanggal 21 Mei 2021. Presiden menyampaikan bahwasanya dunia akan pulih dan aman dari pandemi Covid-19 jika semua negara juga telah pulih. Langkah nyata untuk mengurangi kesenjangan dan rintangan suplai vaksin antar negara.pada 47 persen populasi dunia.

Kedua, membangun infrastruktur ketahanan kesehatan demi berlangsungnya vaksinasi yang berkelanjutan untuk kesehatan secara global dalam jangka panjang karena kesehatan adalah investasi jangka panjang. Hal ini tentunya dengan alih teknologi dan menyerap investasi.

“Peran media sangat mendukung untuk program vaksinasi berkelanjutan ini. Hindari berita hoax infodemik yang menimbulkan misinformasi. Suguhkan kepada publik konten-konten edukasi dan peran vaksin sangat penting untuk meningkatkan imun dan daya tahan tubuh kita,” kata Saiful.

Keempat, vaksin untuk guru harus diprioritaskan saat ini serta penyampaian pemahaman tentang Covid-19. Dan program imunisasi serta pola hidup sehat kepada anak anak pelajar.

Sementara itu, mengenai vaksinasi terhadap orang dengan penyakit bawaan, Ketua Tim Dokter RSDC Wisma Atlet dr Efriadi Ismail menyampaikan bahwa sebenarnya tidak masalah jika seseorang memiliki penyakit seperti asma, TB, diabetes, darah tinggi, selama penyakitnya itu dalam kondisi stabil.

“Tidak masakah jika penyakitnya itu dalam kondisi stabil dan terkontrol, maka boleh divaksin,” ujar dr Efriadi Ismail.

Jadi menurutnya, jika seseorang ingin divaksin bisa mendaftarkan diri. Namun ini selama tidak ada penyakit bawaan, atau jika ada penyakit bawaan kondisi penyakitnya itu sedang stabil dan tidak terjadi serangan. myz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here